Tugas Jurnalistik 6B

Nama : Lola Adea Estevania
Nim : A310190117


1. Ulasan film The Post


Film ini merupakan kisah nyata mengenai pembeberan data yang seharusnya sangat rahasia. Pada awal film disajikan gambaran adegan sebuah perang Vietnam dan diskusi pejabat pemerintah AS mengenai perang, selanjutnya cerita mulai berfokus terhadap tim wartawan The Washington Post yang berjuang mengungkap pentagon papers ke publik. Pentagon papers merupakan dokumen paling rahasia. Penelitian ini di pimpin oleh seorang analis meliter yang beropini bahwa seharusnya seluruh informasi penelitian ini harus diketahui oleh publik

Dalam film ini menjelaskan ada sebuah makalah yang bisa mengungkapkan cerita dibalik perang Vietnam dan keterlibatan Pentagon dalam perang tersebut. Peserteruanpun terjadi antara wartawan dengan pemerintah, para wartawan rela mempertaruhkan karir mereka untuk dapat mengetahui kebenaran dan mengungkapkannya. The new York Times adalah media yang pertama kali mempublikasikan salah satu isi pentagon papers danlangsung menjadi perhatian publik termasuk pemerintahan di gedung putih, yang kemudian gedung putih merespon dengan melayangkan peringatan kepada The New York times dan melarang mempublikasikan lebih jauh dengan alasan dapat mengakibatkan kehancuran negara. Pimpinanan The New York times berpegang pada prinsip kebebasan pers namun disisi lain ia dihadapkan dengan masalah perusahaanya karena melawan pemerintah.

Namun pada akhirnya pimpinan tetap memutuskan untuk mempublikasi artikel yang langsung menyulut reaksi gedung putih kembali dan dilaporkan kepengadilan . The New York times dan washington Post melawan pemerintah menjadi kasus paling terkenal, namun tak disangka perusahaan media lain justru ikut bersatu dan mengajukan banding dan akhirnya kasus dimenangkan oleh pihak pers. Dari kasus ini akhirnya melahirkan amandemen pertama pada undang-undang kebebasan pers.

2. Hubungan film dengan konten, metode, dan cara penyajian

A. Konten

Pada film ini konten yang disajikan dapat dibilang cukup lambat karena materi yang disajikan lumayan berat Pada film The Post terlihat proses penyusunan konten berita dilakukan melalui berbagai tahap hingga berita tersebut layak untuk diberitakan kepada khalayak. Tahapan-tahapan tersebut, misalnya saja seperti rapat redaksi penentuan berita yang akan dirilis, dan wartawan yang ditunjuk untuk meliput. Kemudian tahap selanjutnya ialah penulisan berita, proses penyutingan, pemilihan headline, hingga pencetakan. Walaupun begitu proses penulisan hingga rilis terlihat aada ketegangan antara pemerintah, pemilik media dan jurnalis tapi pada akhirnya peran media di dalam film ini diberikan sebuah kebebasan pers yang menguntungkan untuk media.

B. Metode

Alur awal inilah yang menjelaskan dan mengantarkan alur puncak film The Post, dimana keseluruhan film ini bercerita tentang bocornya dokumen sangat rahasia negara yang dipublikasikan oleh dua media massa, metode yang digunakan oleh The New York Times dan Wangshinton Post adalah dengan meneliti isi dokumen pentagon papers yang didalamnya menceritakan peristiwa mengejutkan. Sebuah skandal soal pemerintah yang ketahuan menutup-nutupi langkah yang mereka ambil sehubungan dengan perang Vietnam. Sosok awal yang dimunculkan di film ini, yaitu Daniel Ellsberg juga yang akan menjadi sosok penting yang membuka konflik awal film ini dimana dokumen negara yang sangat rahasia tersebut ia copy yang nanti akan diberikankepada Neil Shenaan, salah seorang wartawan The New York Times. Setelah New York Times dilarang untuk memplubikasikannya Daniel kembali memberikan salinan lengkap Pentagon Papers kepada Wanshington Post

C. Cara penyajian

The Post merupakan film biografi drama sejarah Amerika Serikat. Dalam Penyajian film ini memiliki beberapa point penting yang berkenaan dengan prinsip-prinsip jurnalisme. Dengan adanya prinsip-prinsip jurnalisme yang terkandung di dalam film The Post, memberikan gamabran bahwa sebagai pers atau jurnalisme harus memiliki nilai yang harus diemban. Film The Post melukiskan bagaimana kerja perusahaan pers, dari mulai proses mencari narasumber, menyusun data, hingga data atau berita naik cetak.Dalam film The Post, terdapat beberapa prinsip-prinsip jurnalisme yang dapat di implementasikan dalam dunia pers atau perjualistikan. Prinsip-prinsip jurnalisme yang terdapat di setiap alur peneliti deskripsikan di bawah ini:

  1. Prinsip jurnalisme yang pertama yakni kewajiban para jurnalisme adalah kebenaran. Pada prinsip ini jurnalis dituntut untuk memperoleh informasi yang benar, agar khalayak yang membaca atau menonton berita mendapatkan informasi yang valid. Sebab seorang jurnalis harus menyampaikan sebuah kebenaran. Selain itu sebagai seorang jurnalis bertugas untuk memaparkan fakta-fakta secara adil dan terpercaya. Prinsip jurnalisme ini terdapat pada adegan pertama di alur tengah cerita, yaitu saat Jenderal mempermasalahkan New York Times yang telah berani mengekspos dokumen perang yang paling rahasia.
  2. Prinsip jurnalisme kedua dalam film ini, para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput. Hal ini berkaitan dengan independensi. Kata independensi sebenarnya tidak sama dengan bersikap netral. Sebab itulah harus ada jarak antara jurnalis dengan sumber yang diliput.
  3. Prinsip ketiga dalam film The Post ini berkaitan dengan jurnalisme harus berusaha membuat yang penting menjadi menarik dan relevan. Membuat pembaca atau penonton tertarik dengan berita yang diangkat, jurnalis harus memiliki kreatifitas dan kejelian dalam mengemas fakta yang dimiliki agar menarik dan relevan.


Komentar